Tips & Trik ( XP , Vista , Ubuntu )
Just another WordPress.com weblog

Mar
31

Tampilan wallpaper standar dari Ubuntu saat pertama kali diinstall adalah Simple Ubuntu. Sangat sederhana dan kurang begitu menarik.

Nah agar menarik, kita perlu mengubah tampilan wallpaper tersebut. Kita bisa menjadikan gambar atau foto yang kita sukai sebagai wallpaper. Atau jika tidak suka gambar, kita bisa menggunakan warna saja.

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama klik kanan pada desktop.
  • Pilih Change Desktop Background dari menu pop-up yang muncul di layar untuk menampilkan jendela Desktop Background Preferences.
  • Ada beberapa opsi yang bisa kita pilih, yaitu No Wallpaper, wallpaper standar (Simple atau Smooth Chocolate), memakai wallpaper kita sendiri, atau hanya warna saja.
  • Untuk men-set wallpaper kita sendiri, klik button Add Wallpaper.
  • Kita cari gambar atau foto yang akan kita jadikan wallpaper lalu klik button Open. Gambar tersebut selanjutnya akan muncul di daftar wallpaper.
  • Pada bagian Style ada beberapa opsi yang bisa kita pilih, yaitu Centered, Fill Screen, Scaled, Zoom, dan Tiled.
  • Klik button Finish.
Mar
31

Lakukan trik berikut:
1. Jangan gunakan nautilus untuk menggambar desktop, cara menonaktifkannya: buka
- Aplikasi > Alat sistem > Editor konfigurasi
- Browse apps > nautilus > preferences
- Matikan opsi “show desktop”
2. Kurangi penggunaan resource oleh metacity:
- Aplikasi > Alat sistem > Editor konfigurasi
- Browse apps > metacity > general
- Hidupkan opsi reduced resources
3. Edit file syslog.conf untuk meredirect semua log ke console 8 (menunrunkan overhead harddisk)
$ sudo mv /etc/syslog.conf /etc/syslog.conf.asli
$ sudo gedit /etc/syslog.conf
Ganti semua file log menjadi /dev/tty8
Jadi untuk melihat log, bisa langsung menekan Ctrl+ALt+F8
4. Mengurangi overhead pembacaan icon,misalnya icon yang dipakai bertema gnome:
$ sudo gtk-update-icon-cache /usr/share/icons/gnome/

Mar
31

Pernahkah Anda mengalami hal seperti ini? Ketika ingin menggunakan komputer dengan sistem operasi Ubuntu Linux, ternyata Anda lupa passwordnya apa. Tindakan apa yang Anda ambil selanjutnya?

Anda tidak perlu panik apabila mengalami hal seperti itu. Yang harus Anda lakukan adalah mereset password yang lama. Pertama, restart komputer Anda. Pada saat ditampilkan menu GRUB, pilih recovery mode.

Menu GRUB

Recovery mode akan menjalankan sistem Linux dengan user root. Root merupakan user yang mempunyai akses penuh terhadap sistem. Oleh karena itu Anda harus berhati-hati dengan perintah yang Anda ketikkan pada terminal.

Ketikkan perintah di terminal seperti di bawah ini:

PLAIN TEXT

root@charter:~# passwd charter
Enter new UNIX password:

Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully

Perintah di atas dipakai untuk mereset password dari user charter (sesuaikan dengan username Anda). Setelah itu sekarang saatnya untuk merestart komputer. Pada terminal ketikkan:
PLAIN TEXT
root@charter:~# reboot
Nah, sekarang Anda bisa menjalankan Linux Ubuntu dalam mode normal (bukan recovery mode). Gunakan password yang Anda ubah pada mode recovery tadi.

Mar
31

Microsoft melepas Windows Vista dengan banyak versi, mulai dari Basic, Home, Home premium, sampai yang ultimate version. Tapi banyak user mengeluh karena Vista memerlukan memory yang cukup banyak hanya untuk menampilkan sisi graphics yang menurut beberapa user sesuatu hal yang tidak penting. Ini sedikit tips dan trik untuk mempercepat Vista anda :

1. Disable beberapa item di start up Vista
Windows sidebar, windows mediaplayer, atau dapat dilakukan dengan “msconfig”, lalu unchek aplikasi pada start up yang tidak perlu.

2. Disable services yang tidak perlu
Melalui “msconfig” dari command prompt, unchek beberapa service yang tidak perlu seperti ;

- Desktop Window Manager Session Manager
- Aero Glass jika mau
- Diagnostic Policy Service
- Diagnostic Service Host
- Diagnostic System Host
- Offline Files
- Terminal Service
- Windows Error Reporting Service

3. Disable UAC (User Account Control)
Masih lewat “msconfig”, kemudia pilih tools tab, lalu pilih disable UAC

4. Disable Network Printer Search
- Tekan ALT untuk menampilkan menubar
- Klik Tools dan pilih Folder Options
- Pada View Tab, uncheck Automatically search for network printers.

Mar
31

Pertama yang sepertinya harus diperhatikan para pemakai baru Windows Vista yaitu menu Start yang baru. Menu ini terletak di lingkaran kecil dengan logo Windows. Klik lingkaran itu dan Anda akan langsung melihat menu Start yang mana berbeda dengan yang ada pada versi terdahulu.

Windows Vista menghilangkan tampilan cascading di tampilan menunya yang biasanya digunakan untuk menampilkan detail dari menu keluar dari All Programs. Untuk menampilkan menu tersebut juga bisa letakkan pointer mouse di sana, maka program-program Anda yang sudah ter-install akan muncul dalam list dengan tampilan scroll yang padat. Dengan tampilan seperti ini maka Anda akan lebih cepat menemukan program yang dicari. Hanya tinggal scroll sampai menemukan yang Anda cari.

Dan lagi, Anda bahkan dapat menjalankan program tanpa harus melepaskan tangan dari keybard. Cukup dengan menekan tombol Windows, ketik beberapa huruf pertama dari program yang diinginkan (misalnya ketik “pic” jika akan menjalankan Picasa) dan tekan Enter untuk segera menjalankannya.

Mar
31

Menurut Microsoft Bahwa Windows Vista andalanya susah di jebol atau di Crack. padahal hal itu tidak bisa di benarkan 100%. Saya akan memberitahukan caranya Mengrack Windows Vista Final Release. Tahapannya sebagai berikut:1 . klik bendera windows|Klik Run|dan ketik Cmd.

2 . setelah Muncul command prompt ketikan slmgr.vbs -dlv lalu tekan enter.fungsi dari perintah slmgr.vbs – dlv adalah untuk memeriksa Apakah Komponen Dari Windows untuk mengaktifkan Vistanya Berjalan.

3. klik bendera windows|klik Run|dan ketik Services.msc,Cari software Licensing,dan pilih Disable di startup type.setelah itu Cari Ui Notification dan pilih Disable di startup type.setelah selesai klik close.

4. klik bendera windows|Klik Run|dan ketik Cmd|ketikan slmgr.vbs -dlv lalu tekan enter. Setelah software licensing di disable dan juga UI notification, maka Komponen Windows Untuk Menjalankan Slsvc.exe Akan tidak jalan.

Catatan:
setelah Melakukan tahapan di atas yang perlu anda perhatikan adalah:

1 .Anda tidak bisa Menjalankan Control Panel.

2 .Anda tidak bisa Menjalankan Properties kalau di klik kanan di desktop.

3.Anda tidak bisa Menjalankan Properties kalau di klik kanan di My Computer. Tetapi jangan khawatir karena anda masih bisa menginstall Program baru. dan semua aplikasi windows seperti Windows Media player,dan lain-lain. masih bisa di jalankan.

Mar
31

Kita semua tahu bahwa sistem operasi Windows adalah sistem operasi yang rentan terhadap serangan virus. Akan tetapi, virus biasanya menginveksi pada pengguna yang awam. So, kita tidak perlu khawatir terhadap virus selama kita mempunyai pengetahuan yang cukup.

Berikut ini tips,trik, en bekal pengetahuan yang bisa dimanfaatkan sebagai aksi preventif terhadap serangan virus :

1. Virus merupakan program kecil yang mempunyai kemampuan untuk menggandakan diri, memanipulasi data atau file, menyembunyikan diri, merusak file-file, etc. Sebagaimana software lain, virus tidak akan bekerja kalau tidak diaktifkan. Virus bisa aktif, ketika dibuka atau diklik dua kali oleh pengguna yang tidak tahu, atau tereksekusi ketika Windows Explorer diaktifkan.

2. Buat semua file ditampilkan, juga beserta ekstensinya oleh Windows Explorer dengan cara, pada Windows Explorer, klik Tools –> Folder Options.. Pada tab View, Klik Show hidden files and folders. Kemudian hilangkan tanda centang pada Hide extensions for known file types, juga hilangkan centang pada Hide protected operating system files (Recomended). Ini agar semua file ditampakkan, yang virus maupun file yang disembunyikan oleh virus.

3. Install software yang bisa merubah tampilan Windows, terutama tampilan folder, seperti style XP, vista inspirat, dll, agar folder tidak berpenampilan default, karena virus yang berbentuk folder akan mempunyai tampilan folder default, hingga jika mendapati folder dengan tampilan default, padahal tampilan sudah diganti, tinggal delete aja folder dengan tampilan asing tersebut.

4. Hati-hati terhadap file autorun.inf, folder.htt, dan desktop.ini, karena file-file tersebut biasanya menjadi kaki tangan yang mengaktifkan virus. So, jika memasukkan flash disk or media storage yang lain, lihat dulu pake command promt untuk melihat isinya dengan mengetikkan dir/a agar seluruh isi direktori ditampilkan beserta tipe filenya, sebelum membuka Windows Explorer. ‘Coz, file-file diatas biasanya tereksekusi bersama Windows Explorer. Jika menemukan kejanggalan pada isi file-file di atas, atau pada isi folder, langsung delete saja, tidak akan berpengaruh terhadap sistem, juga demi keamanan.

5. Install anti virus dengan update terbaru.

Mar
31

Berikut trik-trik untuk mempercepat Windows XP, efektifitas trik-trik ini mungkin berbeda2, tip-tip berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.

1. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.

Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie

1. Start>Run>regedit
2. “HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetContr olFileSystem”
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ‘1′
7. Klik ‘OK’

2. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”

3. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftDfrgBootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot

Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.

4. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. “msconfig.exe”>ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″
6. Klik OK
7. Restart

5. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. “HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop”
4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
5. Klik kanan dan pilih “Modify’
6. Ketik angka “100″ (aslinya 400)
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

6. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

7. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop’
4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘1000′ (aslinya 20000)
7. Klik ‘OK’
8. Sorot ‘HungAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi ‘1000′
11. Klik ‘OK’
12. ‘HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke ‘1000′ (aslinya 20000)
16. Klik ‘OK’
17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetContr ol’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi ‘1000′

21. Klik ‘OK’

Mar
31

Tool: Regedit

Melalui folder-sharing tersembunyi, seseorang dapat membaca hard disk atau mengakses printer Anda melalui account administrator yang dibuat Windows. Pengguna Windows XP Pro yang tidak berbagi PC dengan orang lain dan sama sekali tidak ingin datanya diakses orang lain, dapat mematikan folder tersebut untuk mencegahnya.

Klik ‘Start | Control Panel | Administrative tools’ lalu klik ganda ‘Computer management’. Di bawah ‘Shared Folders | Shares’ Anda akan menemukan semua drive, account adminstrator yang dibuat Windows, printer/fax-sharing, dan IPC yang memungkinkan komunikasi antar-program jaringan melalui koneksi jarak jauh (remote). Tanda $ di belakang folder menunjukkan bahwa sifat sharing-nya tersembunyi. Klik kanan ‘C$’ lalu pilih ‘Disable Sharing’ untuk mematikan sharing ke drive C:. Ketika Windows meminta konfirmasi, klik ‘Yes’. Lakukan hal yang sama untuk sharing yang lainnya.

Perhatian! Pengguna lain dalam jaringan tidak lagi dapat mengakses data yang terdapat di drive C: dan drive lain yang Anda matikan. Akhiri sharing hanya jika PC Anda bukan merupakan bagian dari sebuah jaringan atau jika Anda sama sekali tidak mengijinkan orang lain mengakses hard disk Anda.

Satu-satunya sharing yang tidak dapat Anda singkirkan adalah ‘IPC$’. Ini mengesalkan, karena justru melalui Inter Process Communication (IPC) ini PC lain dapat mengontak PC Anda. Dengan tips di atas Anda hanya dapat mencegah akses ke drive, tetapi tidak ke PC-nya itu sendiri.
Setelah mematikan sharing, keluar dari ‘Computer management’. Agar Windows tidak kembali membuat sharing yang telah Anda matikan tadi pada saat start berikutnya, jalankan Registry Editor. Masuk ke kunci HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\LanmanServer\Parameters’ dan beri nilai ‘0′ untuk entri ‘Auto ShareWks’.

Ulangi prosedur yang sama untuk kunci ‘lanmanworkstation’ di bawahnya. Tutup registry dan restart PC. Sekarang hard disk Anda tidak dapat lagi dimata-matai.